0 Ulasan
Buku Agropreneurship ini disusun sebagai referensi komprehensif bagi mahasiswa, dosen, praktisi, dan pelaku usaha yang ingin memahami serta mengembangkan kewirausahaan di sektor pertanian secara berkelanjutan, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital. Buku ini mengintegrasikan konsep kewirausahaan dengan karakteristik unik sektor pertanian, mulai dari produksi, pengolahan, pemasaran, hingga tata kelola dan etika usaha.
Pembahasan diawali dengan pengenalan pelaku agropreneurship, mencakup berbagai bidang usaha seperti agroekowisata, urban farming, pangan organik, vertical farming, dan aquaponics. Bab ini juga menguraikan kiat sukses, tantangan yang dihadapi pelaku agropreneur, serta solusi strategis dalam menghadapi keterbatasan pembiayaan, adopsi teknologi, dan masalah infrastruktur.
Selanjutnya, buku ini mengulas secara mendalam konsep agropreneurship berkelanjutan, dengan menekankan keseimbangan antara aspek lingkungan, sosial, ekonomi, dan inovasi teknologi. Pembaca diajak memahami urgensi komitmen keberlanjutan serta strategi membangun masa depan pertanian yang ramah lingkungan melalui berbagai studi kasus agroindustri berkelanjutan.
Perkembangan agropreneurship berbasis internet dan digital menjadi fokus pembahasan berikutnya. Buku ini menjelaskan peran teknologi digital dan e-commerce dalam meningkatkan efisiensi rantai pasok, transparansi pasar, serta akses pasar yang lebih luas. Berbagai tantangan agropreneurship digital dan solusi implementatif turut disajikan, dilengkapi dengan studi kasus nasional dan internasional seperti TaniHub di Indonesia dan M-Farm di Kenya.
Buku ini juga membahas pentingnya pengembangan kecakapan intra-agropreneur, yaitu kemampuan kewirausahaan di dalam organisasi pertanian dan agribisnis. Materi mencakup penguatan inovasi, manajemen risiko, jaminan mutu (GAP, GHP, GMP, HACCP), serta karakter dan sikap yang harus dimiliki seorang agropreneur untuk mencapai keberhasilan usaha yang berkelanjutan.
Aspek etika agropreneurship dibahas secara khusus untuk menanamkan nilai moral, tanggung jawab sosial, dan profesionalisme dalam menjalankan usaha pertanian. Selain itu, buku ini menyoroti peran politik dan good governance dalam mendukung eksistensi dan daya saing agropreneurship, termasuk hubungan kebijakan publik, tata kelola pemerintahan yang baik, dan keberlanjutan sektor pertanian.
Belum ada ulasan